Mahasiswa Unpam Hadirkan Solusi Pemungutan Suara Digital Melalui Aplikasi E-Voting Berbasis Laravel Dengan Sistem Multi-User di SMA Al-Hasra Kota Depok

DEPOK, 2 Juni 2026 – Dalam rangka mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan, tim mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) berhasil merancang dan mengembangkan aplikasi Electronic Voting (E-Voting) berbasis web sebagai bagian dari kegiatan Kerja Praktik (KP) yang dilaksanakan di SMA Al-Hasra, Kota Depok. Kegiatan berlangsung selama dua bulan penuh, mulai 15 April hingga 15 Juni 2026, dan menghasilkan sebuah sistem digital yang diproyeksikan mampu mentransformasi proses pemilihan Ketua OSIS yang selama ini masih mengandalkan metode konvensional berbasis kertas.

Inovasi ini merupakan wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pilar pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui program kolaboratif antara dunia akademis dan institusi pendidikan menengah ini, para mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi teknis, tetapi juga menghadirkan solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Permasalahan yang Mendorong Lahirnya Inovasi

Berdasarkan hasil observasi mendalam yang dilakukan tim mahasiswa selama awal masa Kerja Praktik, terungkap bahwa SMA Al-Hasra Kota Depok masih mengandalkan metode pemilihan Ketua OSIS secara konvensional menggunakan kertas suara. Seluruh proses mulai dari pencetakan surat suara, pelaksanaan pencoblosan, hingga penghitungan suara secara manual dilakukan oleh panitia dengan sumber daya yang terbatas.

Ketergantungan pada media kertas ini dinilai mengandung sejumlah kelemahan yang krusial. Proses rekapitulasi suara memakan waktu yang cukup lama karena dilakukan secara manual oleh panitia, yang berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan (human error). Selain itu, penggunaan kertas yang masif kurang sejalan dengan semangat ramah lingkungan, dan hasil pemilihan tidak dapat dipantau secara transparan dan realtime oleh seluruh warga sekolah.

Kondisi inilah yang mendorong tim mahasiswa UNPAM untuk berinisiatif merancang solusi digital yang komprehensif, terintegrasi, dan mampu menjawab seluruh tantangan operasional yang selama ini dihadapi oleh pihak sekolah dalam penyelenggaraan pesta demokrasi siswa.

Sistem E-Voting Berbasis Laravel dengan RBAC

Solusi yang dikembangkan tim mahasiswa adalah aplikasi e-voting berbasis website menggunakan framework Laravel, salah satu framework PHP paling modern dan andal yang banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi web profesional. Aplikasi ini dirancang dengan arsitektur sistem multi-user yang menerapkan konsep Role Based Access Control (RBAC), memungkinkan setiap pengguna mendapatkan hak akses yang sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya masing-masing.

Sistem mengakomodasi tiga jenis peran pengguna: Administrator yang mengelola keseluruhan sistem dan konfigurasi; Panitia yang bertugas mengelola data kandidat, memantau jalannya pemilihan, serta mencetak laporan hasil; dan Voter yakni para siswa terdaftar yang dapat mengakses sistem untuk melihat profil kandidat dan memberikan suara secara digital.

Fitur unggulan lainnya mencakup manajemen data kandidat yang dilengkapi foto, visi, misi, dan program kerja; mekanisme one person one vote dengan validasi berlapis untuk mencegah kecurangan; serta penghitungan suara secara realtime yang dapat dipantau langsung melalui dashboard oleh administrator dan panitia. Seluruh antarmuka dirancang responsif sehingga dapat diakses dengan nyaman melalui berbagai perangkat, baik komputer maupun smartphone.

Suara dari Tim Mahasiswa

Firman Ardiansyah selaku Ketua Tim Kerja Praktik mengungkapkan bahwa proyek ini menjadi momentum berharga bagi tim untuk mengaplikasikan teori akademis yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam konteks industri dan pelayanan publik yang nyata.

“Sistem ini kami bangun sebagai jawaban konkret atas permasalahan yang dihadapi mitra. Dengan digitalisasi ini, seluruh proses pemilihan yang sebelumnya memerlukan waktu lama dan banyak tenaga kini dapat berjalan otomatis, akurat, dan transparan. Kami berharap sistem ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi SMA Al-Hasra.”

— Firman Ardiansyah, Ketua Tim KP, Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM

Sementara itu, Anisa Lukman yang bertanggung jawab dalam analisis kebutuhan dan perancangan antarmuka sistem, menjelaskan pendekatan yang diterapkan tim untuk memastikan aplikasi dapat diterima dengan baik oleh semua kalangan pengguna di sekolah.

“Dalam merancang antarmuka, kami memprioritaskan kemudahan penggunaan agar semua kalangan—baik panitia maupun siswa yang berperan sebagai voter—dapat mengoperasikan sistem ini tanpa perlu pelatihan teknis yang panjang. Kami ingin sistem ini terasa intuitif dan menyenangkan untuk digunakan.”

— Anisa Lukman, Anggota Tim KP, Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM

Metode Penelitian dan Pengembangan

Kegiatan Kerja Praktik ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang terstruktur. Pada tahap awal, tim melakukan observasi langsung terhadap proses pemilihan OSIS yang berjalan di SMA Al-Hasra, dilanjutkan dengan serangkaian wawancara mendalam bersama guru pembimbing OSIS dan perwakilan siswa guna menggali kebutuhan sistem secara komprehensif.

Hasil analisis tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam desain sistem yang matang sebelum memasuki fase pengembangan menggunakan framework Laravel dengan database MySQL. Setelah implementasi selesai, aplikasi melewati serangkaian pengujian fungsionalitas, keamanan, dan usability yang ketat untuk memastikan kesiapan sistem sebelum diimplementasikan secara penuh di lingkungan sekolah.

Dampak dan Harapan ke Depan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi e-voting berbasis Laravel ini secara signifikan mampu meningkatkan efisiensi seluruh rangkaian proses pemilihan. Penghitungan suara yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam kini dapat diselesaikan secara otomatis dan instan begitu proses voting ditutup. Sistem validasi berlapis yang diterapkan juga secara efektif mencegah terjadinya double voting maupun manipulasi data.

Lebih dari sekadar efisiensi, sistem ini juga membawa dampak positif pada aspek transparansi dan akuntabilitas. Setiap suara tercatat secara digital dengan timestamp yang akurat dan dapat diaudit, sehingga seluruh proses pemilihan dapat dipertanggungjawabkan secara penuh kepada seluruh warga sekolah.

Penutup

Kegiatan Kerja Praktik yang dilaksanakan oleh tim mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang di SMA Al-Hasra Kota Depok ini merupakan salah satu bukti nyata komitmen UNPAM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia industri.

Ke depan, besar harapan agar aplikasi e-voting yang telah dirancang dan dikembangkan ini dapat segera diimplementasikan secara penuh oleh SMA Al-Hasra dalam pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS berikutnya. Dengan integrasi teknologi yang matang dan berkelanjutan, inovasi digital ini diproyeksikan menjadi model solusi yang dapat diadaptasi oleh sekolah-sekolah lain dalam menyelenggarakan pemilihan organisasi siswa yang modern, terstruktur, aman, dan akuntabel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *