Tangerang – Dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang, Muhammad Raihan Arifin dan Muhammad Ridho, berhasil mengembangkan Sistem Manajemen Keuangan Karyawan Berbasis Web untuk EMI Wedding Organizer. Sistem tersebut dirancang sebagai solusi digital untuk membantu karyawan mengelola keuangan pribadi secara lebih terstruktur, terintegrasi, dan mudah dipantau.
Pengembangan sistem ini merupakan bagian dari kegiatan Kerja Praktek (KP) yang berlangsung sejak Maret hingga Juni 2026, dengan bimbingan dosen pembimbing Farizi Ilham, S.Kom., M.Kom. EMI Wedding Organizer sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa perencanaan dan penyelenggaraan acara pernikahan yang berlokasi di Kota Tangerang, Banten.
Berawal dari Pengelolaan Keuangan yang Masih Manual
Gagasan pengembangan sistem muncul setelah mahasiswa melakukan observasi dan wawancara secara langsung dengan pemilik serta karyawan EMI Wedding Organizer. Dari proses tersebut diketahui bahwa berbagai aktivitas pengelolaan keuangan pribadi, seperti pencatatan pemasukan, pengeluaran, transfer saldo, pengaturan anggaran, hingga target tabungan, masih dilakukan secara manual menggunakan buku catatan maupun aplikasi sederhana yang belum terintegrasi.
Kondisi tersebut menimbulkan sejumlah kendala, termasuk risiko kehilangan data, kesalahan pencatatan transaksi, kesulitan memantau kondisi keuangan secara keseluruhan, serta keterbatasan dalam mengelola beberapa dompet atau sumber dana secara bersamaan.
Selain itu, belum tersedianya laporan keuangan otomatis membuat pengguna harus melakukan proses pencatatan dan rekapitulasi secara terpisah. Berdasarkan permasalahan tersebut, mahasiswa merancang sebuah platform terkomputerisasi yang mampu mengintegrasikan berbagai aktivitas pengelolaan keuangan pribadi dalam satu sistem.
Dikembangkan Menggunakan Metode Waterfall
Dalam proses pengembangannya, sistem menggunakan metode Waterfall yang dilakukan secara bertahap dan berurutan. Tahapan dimulai dari identifikasi kebutuhan berdasarkan hasil observasi dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan perancangan sistem menggunakan sejumlah diagram Unified Modeling Language (UML).
Perancangan tersebut mencakup Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, dan Class Diagram, serta perancangan basis data menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). Pendekatan tersebut digunakan untuk memastikan sistem memiliki struktur yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Dari sisi teknologi, sistem dikembangkan menggunakan PHP Native, HTML, CSS, dan JavaScript, dengan MySQL sebagai basis data. Proses pengembangan juga memanfaatkan XAMPP, Visual Studio Code, dan Bootstrap sebagai perangkat pendukung. Setelah pembangunan sistem selesai, setiap fitur diuji untuk memastikan dapat berfungsi sesuai kebutuhan pengguna.
Hadirkan 10 Fitur Utama
Sistem Manajemen Keuangan Karyawan Berbasis Web tersebut memiliki 10 fitur utama yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola keuangan secara lebih terintegrasi.
Fitur tersebut meliputi Login, Dashboard, Wallet, Transaksi, Transfer, Budget, Saving, Report, Analytics, dan Profile. Dashboard memberikan ringkasan saldo, pemasukan, pengeluaran, serta target tabungan, sementara fitur Wallet digunakan untuk mengelola berbagai dompet keuangan.
Fitur Transaksi memungkinkan pengguna mencatat pemasukan dan pengeluaran, sedangkan Transfer digunakan untuk memindahkan saldo antar-dompet. Pengguna juga dapat menentukan batas anggaran melalui fitur Budget dan menetapkan target tabungan melalui fitur Saving.
Sementara itu, fitur Report dan Analytics membantu pengguna memahami kondisi keuangan melalui laporan serta visualisasi dalam bentuk grafik. Seluruh fitur tersebut dirancang agar saling terintegrasi sehingga pengguna dapat memantau kondisi keuangan secara real-time tanpa harus melakukan pencatatan di berbagai media secara terpisah.
Dorong Pengelolaan Keuangan yang Lebih Terstruktur
Berdasarkan hasil pengujian, seluruh fitur pada sistem dilaporkan dapat berjalan sesuai fungsi yang diharapkan. Implementasi sistem membantu mempercepat proses pencatatan transaksi, mempermudah pemantauan kondisi keuangan melalui fitur Analytics dan Report, serta menghasilkan laporan keuangan yang lebih terstruktur dibandingkan metode pencatatan manual sebelumnya.
Meski telah memiliki sejumlah fitur utama, sistem masih memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut. Beberapa rencana pengembangan yang direkomendasikan meliputi penambahan notifikasi pengingat anggaran dan target tabungan, fitur ekspor laporan keuangan ke format PDF atau Excel, peningkatan keamanan data, serta penyempurnaan tampilan antarmuka agar semakin interaktif dan nyaman digunakan.
Pengembangan sistem ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu Teknik Informatika secara langsung di dunia kerja. Pemanfaatan teknologi berbasis web tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan administrasi, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menerapkan sistem pengelolaan data yang lebih modern dan terstruktur.
Melalui proyek tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dapat diterapkan pada berbagai kebutuhan operasional perusahaan, termasuk dalam membantu karyawan mengelola keuangan pribadi secara lebih efektif, terintegrasi, dan mudah dipantau.