Pemerintah Gencar Berantas Korupsi (Kata Spanduknya)

Oleh Ari Aksamil Kalau pemerintah bikin lomba bikin spanduk antikorupsi, mungkin Indonesia sudah juara dunia. Dari instansi kecil sampai lembaga besar, semua berlomba-lomba pasang banner bertuliskan “Stop Korupsi!”Font tebal, warna merah, ukuran jumbo pokoknya meyakinkan banget. Tapi sayangnya, yang meyakinkan itu cuma desainnya.Karena kenyataannya, kasus korupsi masih muncul kayak episode sinetron: nggak abis-abis, penuh plot twist, pemerannya muter-muter, dan ending-nya bisa ditebak. Tiap ada kasus baru, masyarakat cuma bisa geleng-geleng sambil bilang:“Spanduknya makin banyak, korupsinya makin kreatif.” Kenapa Korupsi Susah Hilang? 1. Integritas Lemah, Godaan Anggaran KuatBanyak pejabat idealis hanya di awal. Begitu lihat anggaran besar, prinsip langsung goyah dengan…

Dari Kantor ke Kantong: Cerita Lama tentang Korupsi yang Belum Tamat

Oleh Nazwa Alfira Di atas kertas, Indonesia punya banyak aturan dan lembaga buat berantas korupsi. Tapi realitanya, kasus baru tetap aja bermunculan. Dari proyek fiktif sampai mark-up anggaran, semua berujung ke satu hal: duit rakyat pindah halus dari kantor ke kantong. Jadi wajar kalau banyak yang bilang, korupsi di negeri ini udah kayak budaya yang susah banget dihapus. Kenapa Korupsi Susah Banget Hilang? Banyak orang bilang korupsi terjadi karena dua hal: kesempatan dan niat. Ketika seseorang punya kekuasaan tapi minim integritas, dan sistem pengawasan longgar, maka peluang penyalahgunaan jabatan terbuka lebar. Di sisi lain, budaya masyarakat yang permisif terhadap praktik…

MBG : WUJUD NYATA PANCASILA DALAM MENINGKATKAN GIZI BANGSA

Oleh Rafli Ali Rabani (241011450128) Dosen Pengampu: Dr. Hendri Wisman Jaya, S.Pd., M.H. PENDAHULUAN Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak sekolah. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi, tapi juga memberikan dampak pada kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Program ini tidak hanya menyangkut aspek kesehatan, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Melalui program MBG, pemerintah berupaya mewujudkan keadilan sosial, persatuan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. ISI Permasalahan Analisis Program MBG mencermikan nilai Pancasila, terutama : Dari sisi masyarakat, efek yang diharapkan adalah : Solusi/Pendapat Penutup Program…

Pengaruh Game Mobile Legends Terhadap Perilaku Sosial Anak Muda

Oleh Ari Aksamil Mobile Legends kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak muda dan menciptakan ruang sosial virtual yang mengubah cara mereka berinteraksi. Melalui fitur mabar, chat, dan voice, game ini memungkinkan pemain membentuk hubungan dan kerja sama tanpa harus bertemu langsung. Namun, kemudahan berinteraksi secara online sering kali membuat pertemuan tatap muka mulai tergeser, karena anak muda merasa lebih nyaman membangun komunikasi di dunia digital. Ruang sosial baru ini memperluas cara bersosialisasi, tetapi juga mengubah kebiasaan interaksi di dunia nyata. Selain itu, Mobile Legends turut membentuk pola komunikasi, emosi, dan perilaku pemainnya. Kemampuan kerja sama memang menguat, tetapi muncul…

Hidup di Balik Filter: Dampak Instagram pada Identitas dan Cara Kita Berinteraksi

Oleh Lilo Agidito Dwiputra Instagram sudah menjadi ruang di mana banyak orang membangun versi terbaik dari dirinya. Bukan cuma soal foto estetik, tetapi tentang bagaimana kita ingin dilihat. Identitas yang muncul di sana sering kali bukan cerminan penuh dari kehidupan nyata lebih seperti “highlights” yang sudah dipilih dan dipoles. Masalahnya, ketika kita terlalu sering melihat hidup yang terkurasi, kita mulai membandingkan realitas diri sendiri dengan realitas digital orang lain. Kita jadi lupa bahwa sebagian besar keindahan di Instagram adalah hasil filter, angle, dan momen pilihan. Platform ini juga mengubah cara kita berkomunikasi. Interaksi tidak lagi sesederhana chat atau komentar. Story…

PKn: URGENSI MEMBENTUK MAHASISWA BERKARAKTER DAN TAAT PERATURAN

Oleh Jizcri Ummul Wildan Hakim (241011450221)02 TPLE 006, Program Studi Teknik Informatika Mata Kuliah : Pendidikan KewarganegaraanDosen Pengampu : Dr. Herdi Wisman Jaya, S.Pd., M.H. PENDAHULUAN Fenomena pelanggaran aturan di kampus, seperti mahasiswa yang tampil dengan aksesoris berlebihan dan bahkan melakukan tindakan kriminal merusak jok motor milik teman sebayanya, menunjukkan adanya krisis disiplin dan lemahnya kesadaran hukum. Kasus ini bukan sekadar perilaku menyimpang individu, tetapi juga cerminan rapuhnya internalisasi nilai kebangsaan dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa. ISI Permasalahan Analisis Solusi/Pendapat PENUTUP Oleh karena itu, PKn tidak boleh dipandang sebagai mata kuliah formal semata. Ia adalah benteng moral dan…

Bumble dan Perilaku Dating Gen Z: Ketika Teknologi Menentukan Interaksi Sosial

Oleh Vira Yuniarti Di era serba digital, cara Gen Z berinteraksi dan membangun hubungan sudah jauh berbeda dibanding generasi sebelumnya. Salah satu aplikasi yang paling menonjol adalah Bumble, platform kencan yang memberi ruang bagi perempuan untuk mengambil langkah pertama. Namun di balik fitur-fitur modernnya, ada banyak perubahan sosial, budaya, dan perilaku yang muncul dari penggunaan aplikasi ini. Dari Dunia Nyata ke Dunia Swipe: Cara Gen Z Mencari Koneksi Berubah Total Gen Z tumbuh dalam lingkungan di mana teknologi sudah jadi bagian hidup. Nggak heran kalau interaksi seperti kenalan, flirting, sampai mencari pasangan pun pindah ke layar smartphone. Bumble menawarkan proses…

Dampak Aplikasi Mobile JKN terhadap Kemudahan Akses Layanan BPJS Kesehatan

Oleh Syaiful Rahmat Dani Perkembangan teknologi digital dalam sektor kesehatan telah membawa perubahan signifikan dalam cara masyarakat mengakses layanan publik. BPJS Kesehatan, sebagai penyelenggara jaminan kesehatan nasional, merespons kebutuhan tersebut melalui pengembangan Aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi peserta dalam memperoleh informasi, melakukan administrasi layanan, serta mengakses fasilitas kesehatan secara lebih efisien. Dengan hadirnya aplikasi ini, peserta tidak perlu lagi mengantre secara fisik untuk berbagai keperluan administratif, sehingga waktu dan tenaga dapat dihemat secara signifikan. Digitalisasi layanan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjawab tantangan era modern yang menuntut kecepatan dan kepraktisan. Aplikasi…

Pengaruh Flash Sale Shopee terhadap Keputusan Pembelian di Kalangan Pengguna

Oleh Suci Anisa Aulia Perkembangan teknologi digital membuat pola belanja masyarakat berubah dengan sangat cepat. Salah satu fitur yang cukup berpengaruh dalam aktivitas belanja online adalah flash sale di aplikasi Shopee. Flash sale menawarkan harga yang jauh lebih murah dalam waktu yang terbatas, sehingga mampu menarik perhatian banyak pengguna. Mekanisme ini memanfaatkan psikologi konsumen melalui tampilan hitungan mundur dan jumlah stok yang semakin berkurang, sehingga menimbulkan dorongan untuk segera membeli sebelum kesempatan habis. Dalam konteks komputer masyarakat, fenomena ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat membentuk perilaku dan kebiasaan baru. Banyak pengguna yang awalnya hanya membuka aplikasi untuk melihat promo, akhirnya terdorong…

Gojek dan Gaya Hidup Cepat: Cermin Kebiasaan Digital Gen Z

Oleh Aryo Chandra Ray Hash Perkembangan Gojek dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bagaimana anak muda, terutama Gen Z, membentuk pola hidup baru yang serba cepat dan praktis. Di tengah rutinitas padat dari kuliah, kerja sambilan, hingga aktivitas komunitas kebutuhan untuk bergerak dan memenuhi berbagai keperluan dengan cepat semakin meningkat. Nggak heran kalau banyak orang merasa hidup jadi jauh lebih simple karena adanya Gojek. Penggunaannya juga bikin aktivitas sosial lebih gampang. Misalnya, kalau ada teman ngajak nongkrong tiba-tiba, tinggal pesan GoRide tanpa perlu ribet cari kendaraan. Mahasiswa yang jadwalnya padat pun jadi terbantu, karena bisa pergi ke banyak tempat tanpa harus…