Dari Kode ke Kehidupan: Mengapa Memprogram adalah Kemampuan Fondasi di Abad 21
Penulis: Ragil Nur Iman, S.Kom., M.Kom.Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang. Ketika kita mendengar kata “pemrograman”, yang terbayang mungkin adalah deretan teks asing di layar hitam, seorang jenius berkacamata dengan secangkir kopi, atau mungkin robot-robot canggih yang bergerak lincah. Gambaran itu tidak sepenuhnya salah, tetapi esensi pemrograman jauh lebih dalam dan lebih manusiawi dari sekadar itu. Pada intinya, pemrograman adalah seni memberi instruksi. Ini adalah proses kreatif di mana kita, sebagai manusia, menerjemahkan logika dan solusi kita ke dalam bahasa yang dimengerti oleh mesin. Bahasa itu bisa berupa Python, JavaScript, C++, atau ratusan bahasa lainnya. Namun, terlepas dari sintaksnya, tujuan…