Tangerang Selatan – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Kerja Praktek (KP) dengan mengembangkan Sistem Absensi Berbasis Website menggunakan pemindaian barcode di SMP Negeri 19 Depok. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya digitalisasi administrasi sekolah guna meningkatkan efisiensi dan keakuratan data kehadiran siswa.
Kegiatan KP ini dilaksanakan oleh mahasiswa bernama Fitra Rio Ramadan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendapatkan bimbingan intensif dari Dosen Pembimbing Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom., serta arahan dari Andar Dwiyanto, S.Th. selaku Supervisor KP dan Kepala Lab Komputer di SMP Negeri 19 Depok. Kehadiran sistem ini dimaksudkan untuk menggantikan metode absensi konvensional yang dinilai masih memiliki banyak kekurangan dalam hal kecepatan dan validasi data.
Pengembangan sistem ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan SMP Negeri 19 Depok akan sebuah platform yang dapat memantau kehadiran siswa secara real-time. Dengan fitur pemindaian barcode, siswa hanya perlu melakukan scanning QR Code pada sistem perangkat yang tersedia, dan data kehadiran akan otomatis tersimpan ke dalam database sekolah tanpa perlu dicatat secara manual di kertas.
Proses perancangan sistem ini menggunakan metode Waterfall yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan diagram UML, pembuatan desain sistem UI/UX, pengkodean, hingga pengujian menggunakan metode Black Box Testing. Sistem yang dikembangkan berhasil menyediakan beberapa fitur penting seperti absensi siswa dengan pemindaian barcode, pengelolaan data siswa tiap kelas, laporan absensi harian hingga bulanan, dan dashboard monitoring yang dapat digunakan oleh pihak kesiswaan dan wali kelas. Melalui tahapan yang terstruktur ini, sistem dipastikan dapat berjalan dengan stabil dan mudah dioperasikan oleh pihak sekolah maupun siswa.
Hasil dari implementasi ini memberikan manfaat signifikan bagi kedua belah pihak. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi wadah untuk mengimplementasikan ilmu pemrograman web yang telah dipelajari di bangku kuliah. Sementara bagi SMP Negeri 19 Depok, sistem ini mempercepat proses rekapitulasi laporan kehadiran yang biasanya memakan waktu lama, serta meningkatkan transparansi data bagi pihak kesiswaan.
“Dengan adanya sistem absensi berbasis barcode ini, kami berharap dapat membantu SMP Negeri 19 Depok dalam mengelola data kehadiran siswa secara lebih modern, efektif, dan meminimalisir kesalahan input,” ujar Fitra Rio Ramadan dalam keterangannya.
Dosen pembimbing UNPAM turut memberikan apresiasi atas kinerja mahasiswa. Beliau menyatakan KP ini tidak hanya melatih kemampuan teknis mahasiswa, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, analisis kebutuhan, dan penerapan teknologi pada bidang pendidikan yang sesuai dengan visi sekolah SMP Negeri 19 Depok yaitu “U-SMART” (Unggul, Santun, Mandiri, Aktif, Religious, dan berTeknologi) serta berwawasan lingkungan.
Sistem absensi berbasis website dengan pemindaian barcode buatan mahasiswa UNPAM ini mendapatkan apresiasi positif dari pihak SMP Negeri 19 Depok. Pihak sekolah mengakui bahwa inovasi ini sangat memudahkan tata kelola administrasi dan berharap dapat diterapkan secara jangka panjang guna meningkatkan kedisiplinan serta memantau kehadiran siswa.
Dengan berakhirnya kegiatan Kerja Praktek, mahasiswa berharap sistem absensi siswa berbasis website yang telah dikembangkan dapat terus dimanfaatkan oleh sekolah SMP Negeri 19 Depok dan akan dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan sekolah. Kegiatan KP ini juga merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa Universitas Pamulang dalam memberikan solusi berbasis teknologi bagi instansi pendidikan, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem sekolah digital di Kota Depok.