Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pamulang Lakukan Evaluasi Efisiensi Kondensor E-212 dalam Program Kerja Praktek di PT Polychem Indonesia Tbk

Penulis : Tasya Nia Triani Batee

MERAK, BANTEN – Sebagai bagian dari implementasi kurikulum merdeka dan penyelarasan teori akademik dengan dunia industri, mahasiswi Teknik Kimia Universitas Pamulang (UNPAM), Tasya dan Intan, telah menyelesaikan studi evaluasi kinerja alat penukar panas (Shell and Tube Heat Exchanger) jenis kondensor di PT Polychem Indonesia Tbk.

Selama menjalani program Kerja Praktek (KP) di unit Ethylene Oxide Derivatives (EOD) II, mereka fokus melakukan audit pada Kondensor E-212, sebuah alat krusial yang berfungsi mengkondensasikan uap Fatty Alcohol hasil proses produksi.

Foto bersama di area jetty dan area plant EOD I PT. Polychem Indonesia Tbk (Foto : Tasya Nia Triani Batee)
Foto bersama di area jetty dan area plant EOD I PT. Polychem Indonesia Tbk (Foto : Tasya Nia Triani Batee)

Dalam penelitiannya, Tasya menggunakan metode perhitungan koefisien polinomial untuk menentukan sifat fisik campuran uap secara akurat. Penggunaan metode ini memungkinkan perhitungan beban panas (Q) yang lebih presisi dibandingkan metode konstan standar, mengingat uap organik memiliki karakteristik yang sensitif terhadap perubahan suhu operasional.

“Kerja Praktek di PT Polychem Indonesia Tbk memberikan kami kesempatan berharga untuk menganalisis data riil di lapangan. Kami menghitung efisiensi kondensor menggunakan data suhu inlet uap sebesar 120°C hingga keluar pada suhu 42°C. Kami juga menyadari tanggung jawab besar sebagai mahasiswa pertama dari UNPAM yang berkesempatan praktik di sini. Kami ingin memberikan impresi terbaik, bukan hanya untuk nilai kami, tapi untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi adik tingkat kami agar nantinya bisa menyusul berkarir atau belajar di PT Polychem Indonesia Tbk,” ujar Tasya, mahasiswi Teknik Kimia Universitas Pamulang.

Pengambilan data aktual pada unit E-212 di EOD II (Foto : Tasya Nia Triani Batee)

Hasil audit teknis menunjukkan bahwa Kondensor E-212 memiliki efisiensi sebesar 83,9%. Angka tersebut mengindikasikan bahwa alat masih bekerja dalam performa yang sangat baik dan mampu memenuhi target kondensasi perusahaan. Meskipun demikian, mahasiswa UNPAM ini juga memberikan rekomendasi terkait adanya faktor hambatan panas (fouling) sebesar 16,1% yang perlu dipantau secara berkala oleh tim pemeliharaan guna menjaga stabilitas produksi.

Program Kerja Praktek ini menunjukkan sinergi positif antara Universitas Pamulang dan PT Polychem Indonesia Tbk dalam mencetak calon insinyur teknik kimia yang tidak hanya handal secara teori, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi efisiensi energi di industri kimia nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *