Dukung Digitalisasi Pesantren, Mahasiswa Unpam Hadirkan Aplikasi Hafalan Berbasis Web di Rumah Tahfidz As Sakinah

TANGERANG SELATAN – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika S-1, Universitas Pamulang (Unpam), sukses menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dengan meluncurkan inovasi teknologi di bidang pendidikan agama. Bertempat di SD Islam As Sakinah, kegiatan ini mengusung tema “Rancang Bangun Aplikasi Setoran Hafalan Al-Qur’an Berbasis Web untuk Efisiensi Pembinaan Santri”, pada Minggu (14/12/2025).

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya lembaga pendidikan Al-Qur’an yang menggunakan metode konvensional dalam pencatatan administrasi. Buku prestasi santri yang rentan hilang, rusak, serta sulitnya pemantauan perkembangan hafalan secara real-time menjadi kendala utama yang coba diselesaikan oleh para mahasiswa semester 5 tersebut.

Ketua Pelaksana PkM, Robby, menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan manajemen data di era digital.

“Kami melihat bahwa hafalan Al-Qur’an adalah aset berharga yang harus dijaga datanya. Melalui aplikasi berbasis web ini, kami ingin memastikan rekam jejak hafalan santri tersimpan aman di database, mudah diakses oleh pengajar, dan transparansinya terjaga,” ujar Robby di sela-sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa tidak hanya menyerahkan aplikasi, tetapi juga memberikan pelatihan intensif kepada para Ustaz dan pengurus yayasan. Materi pelatihan mencakup manajemen user, input data setoran, hingga cara membaca grafik perkembangan santri melalui dashboard aplikasi.

Pihak Yayasan Rumah Tahfidz As Sakinah menyambut positif inisiatif ini. Digitalisasi administrasi dinilai akan sangat membantu efisiensi waktu para pengajar, sehingga mereka bisa lebih fokus pada kualitas setoran hafalan santri ketimbang urusan pemberkasan manual.

“Ini adalah langkah maju bagi kami. Sebelumnya semua serba tulis tangan, sekarang dengan sekali klik, data sudah tersimpan rapi. Terima kasih kepada mahasiswa Unpam yang telah peduli dan berbagi ilmunya di sini,” ungkap Bapak Adam Malik, perwakilan dari Rumah Tahfidz As Sakinah.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga turun langsung memberikan solusi konkret bagi permasalahan di masyarakat.

Aplikasi web ini diharapkan dapat menjadi pilot project yang bisa dikembangkan lebih lanjut, bahkan diterapkan di cabang-cabang Rumah Tahfidz lainnya. Dengan adanya sinergi antara teknologi dan pendidikan agama, diharapkan kualitas manajemen lembaga tahfidz di Indonesia semakin profesional dan modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *