Kalanganyar – Dalam upaya mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Kerja Praktek (KP) di Pondok Pesantren Modern Daar El-Haq, Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026 tersebut menghasilkan sebuah prototype aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online berbasis web yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses penerimaan santri baru.

Tim kerja praktek yang terdiri dari Ananda Abdul Majid, Farid Nuhgraha, dan Muhammad Ziyad Fauzan melakukan observasi serta wawancara langsung dengan pihak pesantren untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi dalam proses penerimaan santri baru. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses pendaftaran masih dilakukan secara manual, mulai dari pengisian formulir, penyerahan berkas persyaratan, hingga verifikasi pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh panitia.
Kondisi tersebut dinilai kurang efektif karena berpotensi menimbulkan antrean, risiko kehilangan dokumen, kesalahan pencatatan data, serta lambatnya proses verifikasi administrasi. Selain itu, calon santri juga belum memiliki sarana untuk memantau status pendaftaran mereka secara mandiri sehingga harus menunggu konfirmasi dari panitia.
Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa merancang prototype sistem PPDB Online berbasis web yang dilengkapi berbagai fitur modern. Sistem ini memungkinkan calon santri melakukan registrasi akun, mengisi formulir pendaftaran secara bertahap, mengunggah dokumen persyaratan secara digital, melakukan pembayaran secara online melalui integrasi payment gateway, hingga memantau status pendaftaran melalui dashboard pengguna. Di sisi lain, panitia dapat mengelola data pendaftar, melakukan verifikasi berkas, serta menghasilkan laporan secara lebih terstruktur melalui dashboard administrasi.

Pengembangan sistem dilakukan menggunakan pendekatan Prototype yang memungkinkan pihak pesantren terlibat secara langsung dalam proses evaluasi dan penyempurnaan sistem. Metode ini dipilih agar aplikasi yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan operasional pesantren dan mudah digunakan oleh seluruh pengguna.
Ziyad Fauzan selaku Ketua Kelompok Kerja Praktek mengatakan bahwa sistem yang dikembangkan merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa dan pihak pesantren untuk meningkatkan efisiensi layanan administrasi penerimaan santri baru.
“Kerjasama kami dengan mitra menghasilkan sebuah aplikasi Penerimaan Siswa Baru berbasis web. Aplikasi ini memudahkan pihak pesantren dalam menjalankan proses PSB yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi lebih digital, terstruktur, dan mudah. Selain itu, wali calon santri tidak perlu lagi bolak-balik datang ke pondok untuk menyelesaikan persoalan pemberkasan maupun pembayaran karena seluruh proses dapat dilakukan secara daring melalui sistem yang telah kami bangun,” kata Ziyad.
Pondok Pesantren Modern Daar El-Haq sendiri merupakan lembaga pendidikan Islam yang berdiri sejak tahun 2013 dan menyelenggarakan pendidikan jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) serta Madrasah Aliyah (MA). Seiring perkembangan teknologi, pesantren terus berupaya mengintegrasikan pemanfaatan teknologi informasi dalam berbagai aspek layanan pendidikan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan kerja praktek ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berkontribusi dalam menghadirkan solusi digital yang dapat membantu modernisasi sistem administrasi pendidikan di lingkungan pesantren. Kehadiran prototype PPDB Online tersebut diharapkan mampu menjadi langkah awal menuju sistem penerimaan santri yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi di Pondok Pesantren Modern Daar El-Haq.