Digitalisasi Layanan Perawatan Hewan: PT Kumara Putra Indonesia Luncurkan Sistem Informasi Administrasi Berbasis Web

Seiring dengan pesatnya perkembangan industri perawatan hewan peliharaan (pet care), tuntutan terhadap efisiensi data operasional kini menjadi kebutuhan yang sangat krusial bagi para penyedia jasa. Merespons tantangan tersebut, kelompok peneliti dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang yang beranggotakan Ade Ardianto, Raflizal Iqbal Alamsyah, dan Adam Fadiansyah, di bawah bimbingan dosen pembimbing Dr. Sholihin, S.Kom., M.M., merancang sebuah solusi digital berupa sistem informasi administrasi berbasis web yang terintegrasi untuk PT Kumara Putra Indonesia (Loly Pet Station). Langkah digitalisasi ini diambil untuk menggantikan sistem pencatatan manual konvensional yang selama ini dinilai kurang produktif. Sistem baru tersebut dirancang khusus untuk menyederhanakan kompleksitas layanan di Loly Pet Station, mulai dari penanganan basis data pelanggan, manajemen produk, hingga penjadwalan layanan grooming dan penitipan hewan.Seiring dengan pesatnya perkembangan industri perawatan hewan peliharaan (pet care), tuntutan terhadap efisiensi data operasional kini menjadi kebutuhan yang sangat krusial bagi para penyedia jasa. Merespons tantangan tersebut, PT Kumara Putra Indonesia selaku pengelola Loly Pet Station secara resmi mengimplementasikan sistem informasi administrasi berbasis web yang terintegrasi. Langkah digitalisasi ini diambil untuk menggantikan sistem pencatatan manual konvensional yang selama ini dinilai kurang produktif. Sistem baru tersebut dirancang khusus untuk menyederhanakan kompleksitas layanan di Loly Pet Station, mulai dari penanganan basis data pelanggan, manajemen produk, hingga penjadwalan layanan grooming dan penitipan hewan.

Sebelum sistem ini diterapkan, manajemen Loly Pet Station kerap menghadapi berbagai kendala taktis di lapangan. Pola pencatatan manual memicu beberapa hambatan serius, seperti lambatnya pencarian riwayat (history) kesehatan hewan, risiko hilangnya berkas penting, ketidakakuratan pencatatan transaksi kas, hingga sering terjadinya tumpang tindih (clash) pada jadwal layanan grooming. Melalui kehadiran platform digital terpusat ini, seluruh data administratif kini tersinkronisasi secara otomatis. Petugas dapat mengecek ketersediaan slot penitipan maupun kapasitas staf yang aktif secara real-time, sehingga potensi kesalahan manusia (human error) dalam proses input data dapat ditekan secara signifikan.

Dari segi teknis dan arsitektur perangkat lunak, sistem informasi ini dikembangkan dengan mengadopsi konsep client-server menggunakan metode sekuensial Waterfall yang terstruktur. Antarmuka pengguna (user interface) dibangun dinamis menggunakan bahasa pemrograman PHP, sementara MySQL bertindak sebagai pusat pengelolaan basis data (database) relasional. Guna mempermudah koordinasi manajemen, sistem ini mengusung enam modul operasional utama. Modul tersebut mencakup manajemen data petugas, input jadwal grooming, pencatatan durasi penitipan, pembukuan arus kas (pemasukan dan pengeluaran), visualisasi laporan periodik, hingga fitur kalkulasi otomatis untuk insentif bonus bulanan staf.

Keunggulan utama lain yang dihadirkan dalam sistem ini adalah adanya transparansi pada aspek finansial dan manajemen SDM. Melalui modul pembukuan built-in, pihak manajemen kini dapat melakukan pengawasan langsung terhadap neraca keuangan dan profitabilitas toko kapan saja tanpa batasan ruang. Selain itu, fitur perhitungan bonus otomatis yang didasarkan pada jumlah sesi layanan yang diselesaikan oleh setiap petugas terbukti efektif mengeliminasi risiko selisih hitung yang biasanya terjadi pada kalkulasi manual. Hal ini tidak hanya meningkatkan akurasi penggajian, tetapi juga memotivasi produktivitas harian para staf di lapangan.

Guna memastikan keandalan sistem saat beroperasi, seluruh elemen menu dan logika fungsi pada aplikasi telah melalui tahap pengujian menggunakan metode Blackbox Testing. Berdasarkan 14 skenario uji fungsionalitas yang diterapkan, sistem menunjukkan tingkat keberhasilan penuh alias 100% berjalan sesuai dengan spesifikasi kebutuhan perusahaan. Implementasi ini terbukti berhasil mempercepat proses layanan pelanggan dan memperkuat reliabilitas operasional harian Loly Pet Station. Ke depannya, sistem ini direncanakan akan terus dikembangkan dengan menambahkan fitur notifikasi otomatis kepada pemilik hewan, integrasi gerbang pembayaran digital (payment gateway), hingga ekspansi ke aplikasi mobile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *