Shadow AI: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mengintai Keamanan Perusahaan

Oleh: SavitriDosen Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pamulang Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara dunia bekerja. Dalam hitungan detik, AI mampu menyusun laporan, membuat presentasi, menerjemahkan dokumen, merangkum hasil rapat, hingga membantu analisis data yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam. Tidak mengherankan jika teknologi ini dengan cepat menjadi “rekan kerja digital” di berbagai organisasi, baik sektor swasta maupun pemerintahan. Namun, di balik lonjakan produktivitas tersebut, tersimpan ancaman baru yang belum banyak mendapat perhatian, yakni Shadow AI. Menurut saya, inilah salah satu risiko terbesar dalam transformasi digital saat ini. Ancamannya tidak terlihat, tetapi dampaknya dapat sangat nyata bagi keamanan informasi perusahaan.…

Smart Farming, Agrovoltaic, dan AI: Jalan Baru Menuju Ketahanan Pangan Indonesia

Oleh: Iwan Giri WaluyoDosen Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pamulang Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Ironisnya, isu ketahanan pangan masih menjadi pekerjaan rumah yang tidak pernah benar-benar selesai. Di tengah ancaman perubahan iklim, penyusutan lahan produktif, kenaikan biaya energi, dan rantai distribusi yang belum efisien, sektor pertanian dituntut mampu menghasilkan pangan yang cukup sekaligus tetap menguntungkan bagi petani. Menurut saya, tantangan sebesar ini tidak lagi dapat dijawab hanya dengan cara-cara konvensional. Sudah saatnya kita menempatkan teknologi sebagai mitra strategis dalam membangun pertanian masa depan. Saya melihat kombinasi smart farming, teknologi agrovoltaic, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) sebagai salah satu…

AI DAN MASA DEPAN TECHNOPRENEURSHIP: ADAPTASI TEKNOLOGI SEBAGAI KUNCI DAYA SAING

Perkembangan Kecerdasan Buatan Atau Artificial Intelligence (AI) Telah Membawa Perubahan Besar Dalam Berbagai Bidang Kehidupan, Termasuk Dunia Bisnis Dan Kewirausahaan. Teknologi Yang Dahulu Dianggap Sebagai Bagian Dari Masa Depan Kini Telah Menjadi Alat Yang Dapat Digunakan Dalam Aktivitas Bisnis Sehari-Hari. Kondisi Tersebut Menunjukkan Bahwa Technopreneurship Tidak Lagi Hanya Berbicara Tentang Kemampuan Menciptakan Produk Berbasis Teknologi, Tetapi Juga Tentang Kemampuan Beradaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Yang Berlangsung Sangat Cepat. Dalam Konteks Technopreneurship, AI Memiliki Potensi Besar Untuk Mengubah Cara Seorang Pengusaha Membangun Dan Mengembangkan Bisnis. AI Dapat Membantu Melakukan Analisis Data, Memahami Perilaku Konsumen, Membuat Strategi Pemasaran, Hingga Meningkatkan Efisiensi Operasional. Menurut…

Belajar yang Bermakna: Mengubah Kelas dari Tempat Menerima Materi Menjadi Ruang Berpikir

Penulis : Darmawati, S.Kom.,M.Pd | Dosen Sastra Inggris | Universitas Pamulang Pembelajaran yang bermakna tidak seharusnya berhenti pada aktivitas guru atau dosen menyampaikan materi dan peserta didik mencatat, menghafal, kemudian mengerjakan ujian. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, pengetahuan dapat diperoleh dengan sangat mudah melalui internet, buku digital, video pembelajaran, hingga kecerdasan buatan. Karena itu, fungsi kelas perlu bergeser dari sekadar tempat menerima informasi menjadi ruang untuk membangun pemahaman, mengembangkan pertanyaan, berdiskusi, menganalisis persoalan, dan menemukan solusi. Peserta didik perlu diberikan kesempatan untuk menghubungkan teori dengan situasi nyata, mengemukakan pendapat, mempertahankan argumentasi, bekerja sama, serta belajar dari kesalahan.…

Saat Algoritma Menjadi Sutradara di Balik Layar Media Sosial

Penulis: Willis Puspita Sari, S.Si., M.Kom.Prodi: Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Setiap kali membuka media sosial, kita merasa menjadi orang yang paling bebas di dunia. Kita bebas memilih video mana yang ingin ditonton, berita mana yang ingin dibaca, akun siapa yang ingin diikuti, dan konten mana yang ingin dilewati. Tinggal geser layar, lalu muncul lagi konten berikutnya. Kita sering menganggap semua itu sebagai pilihan pribadi. Tetapi, benarkah demikian? Coba perhatikan kebiasaan kita. Ketika beberapa kali menonton video tentang olahraga, tidak lama kemudian beranda dipenuhi konten olahraga. Ketika kita sering melihat konten politik, pembahasan politik akan semakin sering muncul. Bahkan ketika…

Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM Kembangkan Sistem Donasi Online untuk Yayasan Berkembang Mandiri Indonesia

Tangerang Selatan, Juni 2026 – Dalam Rangka mendukung transformasi digital pada lembaga sosial dan keagamaan, tim mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) berhasil merancang dan mengembangkan sistem donasi online berbasis web untuk Yayasan Berkembang Mandiri Indonesia (YBMI). Pengembangan sistem tersebut merupakan bagian dari kegiatan Kerja Praktik (KP) yang dilaksanakan di yayasan sebagai bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh selama perkuliahan. Yayasan Berkembang Mandiri Indonesia merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan. Sejak berdiri pada tahun 2017, yayasan telah menjalankan berbagai program seperti santunan yatim dan dhuafa, bantuan pendidikan, layanan kesehatan…

Mahasiswa Teknik Informatika Unpam Kembangkan Sistem Keuangan Pribadi Berbasis Web untuk Karyawan EMI Wedding Organizer

Tangerang – Dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang, Muhammad Raihan Arifin dan Muhammad Ridho, berhasil mengembangkan Sistem Manajemen Keuangan Karyawan Berbasis Web untuk EMI Wedding Organizer. Sistem tersebut dirancang sebagai solusi digital untuk membantu karyawan mengelola keuangan pribadi secara lebih terstruktur, terintegrasi, dan mudah dipantau. Pengembangan sistem ini merupakan bagian dari kegiatan Kerja Praktek (KP) yang berlangsung sejak Maret hingga Juni 2026, dengan bimbingan dosen pembimbing Farizi Ilham, S.Kom., M.Kom. EMI Wedding Organizer sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa perencanaan dan penyelenggaraan acara pernikahan yang berlokasi di Kota Tangerang, Banten. Berawal dari Pengelolaan…

Pelantikan DPP Persadha Nusantara Perkuat Peran Umat Hindu dalam Membangun Bangsa

Jakarta – Pelantikan Ketua Umum dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persadha Nusantara periode 2025–2030 menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi Hindu di Indonesia. Kegiatan yang bertepatan dengan delapan tahun perjalanan Persadha Nusantara ini menandai dimulainya babak baru organisasi dalam memperluas kolaborasi, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan gagasan strategis bagi kemajuan umat Hindu dan pembangunan bangsa. Pelantikan yang dipimpin oleh Ketua Dewan Penasehat DPP Persadha Nusantara, Gede Pasek Suardika, turut dihadiri jajaran pengurus pusat, tokoh agama Hindu, akademisi, organisasi kemasyarakatan Hindu, serta perwakilan pemerintah. Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan diskusi bertema…

Polisi Tetapkan Lima Tersangka dalam Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan

Penulis: Fajar alamin Tabanan – Kepolisian menetapkan lima warga sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap seorang terduga pencuri ayam di Kabupaten Tabanan, Bali. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus mengingatkan pentingnya penyelesaian dugaan tindak pidana melalui mekanisme hukum yang berlaku. (Sumber: Detik News) Peristiwa bermula ketika korban diduga melakukan pencurian ayam di lingkungan warga. Dugaan tersebut kemudian memicu aksi massa yang berujung pada pengeroyokan. Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat kepolisian melakukan penyelidikan…

Shin Tae-yong Dikabarkan Tak Dapat Melatih di Korea Selatan Selama 10 Tahun, Aturan Federasi Jadi Sorotan

Penulis: Fajar alamin Jakarta – Dunia sepak bola Asia kembali diwarnai kabar mengenai mantan pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong. Aturan yang berlaku di Korea Selatan menjadi perhatian setelah muncul informasi bahwa Shin Tae-yong tidak dapat menangani klub maupun tim nasional di negaranya dalam kurun waktu tertentu. Kondisi tersebut memunculkan berbagai diskusi mengenai regulasi kepelatihan yang diterapkan oleh federasi sepak bola setempat serta dampaknya terhadap perjalanan karier pelatih berpengalaman tersebut. (Sumber: Detik Sport) Informasi yang beredar menyebutkan bahwa ketentuan tersebut berkaitan dengan regulasi internal yang mengatur aktivitas kepelatihan setelah seorang pelatih menangani tim nasional negara lain. Aturan tersebut menjadi salah…