Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem ProTrack untuk Tingkatkan Efisiensi Pelacakan Barang di PT Gajah Putih Elastic

Tangerang – Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang berhasil merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Pelacakan Barang Elastis Berbasis Multiplatform (Web dan Mobile) bernama ProTrack dalam kegiatan Kerja Praktik yang dilaksanakan di PT Gajah Putih Elastic. Sistem ini dirancang untuk membantu perusahaan meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pemantauan distribusi barang secara real-time.

Tim yang terdiri dari Bayu Ardy Saputra, Ubaidillah, dan Muhammad Fikri mengangkat proyek berjudul “Rancang Bangun Sistem Informasi Pelacakan Barang Elastis Berbasis Multiplatform (Web & Mobile) di PT Gajah Putih Elastic”. Pengembangan sistem dilakukan sebagai solusi atas proses pelacakan barang yang sebelumnya masih mengandalkan pencatatan manual sehingga informasi terkait posisi dan status barang belum dapat diperoleh secara cepat dan akurat.

PT Gajah Putih Elastic merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi tekstil elastis dan non-elastis. Dalam aktivitas operasionalnya, perusahaan harus mengelola perpindahan barang dari proses produksi hingga distribusi kepada pelanggan. Namun, proses monitoring barang yang berjalan sebelumnya masih memerlukan komunikasi langsung antarbagian sehingga sering menimbulkan keterlambatan informasi.
Melalui ProTrack, seluruh proses pelacakan barang dapat dilakukan secara digital dan terintegrasi. Sistem memungkinkan operator menginput data pengiriman barang melalui perangkat mobile, sementara bagian penerima dapat melakukan konfirmasi penerimaan secara langsung melalui sistem. Seluruh data kemudian tersimpan secara terpusat dan dapat dipantau oleh bagian PPIC maupun manajemen melalui dashboard monitoring real-time.
Selain menghadirkan fitur tracking dan monitoring, ProTrack juga memanfaatkan teknologi modern seperti Next.js sebagai frontend, FastAPI sebagai backend, serta database MySQL untuk mendukung pengelolaan data yang cepat dan terintegrasi. Sistem juga dirancang agar dapat diakses melalui perangkat desktop maupun smartphone sehingga memudahkan pengguna dalam berbagai kondisi operasional.
Keunggulan lain dari sistem ini adalah kemampuannya dalam mengurangi risiko human error yang sering terjadi pada proses pencatatan manual. Dengan mekanisme digitalisasi data dan monitoring berbasis dashboard, proses pencarian informasi barang menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi antarbagian sekaligus mendukung efisiensi operasional perusahaan.
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna, mulai dari proses autentikasi, pengiriman barang, penerimaan barang, hingga monitoring data logistik secara real-time. Implementasi ProTrack membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung transformasi digital di sektor manufaktur.

Melalui proyek ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman langsung di dunia industri, tetapi juga berhasil menghadirkan inovasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Ke depan, sistem ProTrack masih dapat dikembangkan lebih lanjut dengan penambahan fitur notifikasi otomatis, integrasi QR Code, hingga koneksi dengan sistem ERP perusahaan guna menciptakan ekosistem digital yang lebih terintegrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *