Melalui Kerja Praktek, Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM Rancang Sistem Inventaris Laboratorium Teknik Elektro Berbasis Website di Atma Jaya BSD

Tangerang — Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Kerja Praktek (KP) di lingkungan Program Studi Teknik Elektro Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Kampus BSD. Kegiatan ini mengangkat topik perancangan dan implementasi Sistem Manajemen Inventaris Peralatan Laboratorium Teknik Elektro berbasis website yang ditujukan untuk membantu pengelolaan data alat laboratorium secara lebih tertib, cepat, dan terpusat.

Kegiatan KP tersebut dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Muhammad Yudistira (NIM: 231011401863), Hans Emmanuel (NIM: 231011402931), dan Ahmad Taufik Hidayat (NIM: 231011401866). Melalui kegiatan ini, mahasiswa menerapkan ilmu analisis sistem, perancangan database, pemodelan UML, perancangan antarmuka, implementasi aplikasi web, serta pengujian sistem dalam konteks kebutuhan nyata di lingkungan laboratorium.

Laboratorium Teknik Elektro memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan praktikum, pembelajaran, penelitian, dan pengembangan karya mahasiswa. Berbagai peralatan seperti multimeter, oscilloscope, power supply, trainer kit, sensor, modul mikrokontroler, perangkat jaringan, dan komponen pendukung lainnya perlu dikelola dengan baik agar informasi jumlah alat, lokasi penyimpanan, kondisi, status ketersediaan, serta riwayat penggunaan dapat diketahui secara akurat.

Berdasarkan hasil analisis, proses inventaris yang masih mengandalkan spreadsheet, buku catatan, atau arsip terpisah berpotensi menyebabkan data tersebar, pencarian alat menjadi lambat, status ketersediaan tidak selalu terbaru, dan laporan inventaris memerlukan rekapitulasi manual. Permasalahan tersebut menjadi dasar perancangan sistem inventaris berbasis website yang mampu menyimpan data alat dalam satu database terpusat.

[Foto 2: Tampilan rancangan dashboard atau antarmuka Sistem Manajemen Inventaris Peralatan Laboratorium Teknik Elektro berbasis website]

Dalam pengembangannya, sistem dirancang menggunakan bahasa pemrograman Java dengan pendekatan aplikasi web dan pola Model-View-Controller (MVC). Database MySQL/MariaDB digunakan untuk menyimpan data pengguna, role, kategori, lokasi, peralatan, transaksi peminjaman, detail peminjaman, maintenance, dan riwayat kondisi alat. Sistem juga dirancang agar dapat diakses melalui browser sehingga pengguna tidak perlu memasang aplikasi khusus pada setiap perangkat.

Fitur utama yang dikembangkan meliputi login dan logout berdasarkan hak akses, dashboard ringkasan inventaris, pengelolaan data peralatan, kategori dan lokasi, pencatatan peminjaman, pencatatan pengembalian, pencatatan maintenance, pencarian data alat, serta pembuatan laporan inventaris. Hak akses pengguna dibagi sesuai peran, seperti admin, laboran, dosen/asisten, dan mahasiswa atau pengguna umum sesuai kebijakan laboratorium.

Melalui sistem ini, perubahan status alat dapat dicatat secara lebih sistematis. Ketika alat dipinjam, status alat dapat berubah menjadi dipinjam, sedangkan ketika alat dikembalikan, laboran dapat memperbarui kondisi akhir alat. Jika ditemukan kerusakan, data tersebut dapat diteruskan ke modul maintenance sehingga riwayat perawatan alat tetap terdokumentasi dan mudah ditelusuri.

Tim mahasiswa menyampaikan bahwa sistem inventaris ini diharapkan dapat membantu admin dan laboran dalam mengelola data alat secara lebih rapi, mengurangi kesalahan pencatatan manual, serta mempercepat penyusunan laporan berdasarkan kategori, lokasi, kondisi, status, atau periode transaksi.

[Foto 3: Tampilan dari dashboard lab dan rekap dari aktivitas lab]

Selain perancangan dan implementasi, tim juga melakukan uji coba fungsi utama menggunakan metode black-box testing. Pengujian dilakukan pada fitur login, tambah data alat, validasi kode alat, pencarian data, transaksi peminjaman, pengembalian, maintenance, dan pencetakan laporan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa fitur utama sistem dapat berjalan sesuai skenario yang telah dirancang.

Dengan adanya kegiatan Kerja Praktek ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam menyusun solusi teknologi informasi, tetapi juga belajar memahami kebutuhan pengguna, menyusun rancangan sistem secara terstruktur, dan mengimplementasikan aplikasi yang relevan dengan dunia kerja. Sistem inventaris berbasis website ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan pengelolaan peralatan laboratorium yang lebih modern, efisien, dan terdokumentasi di masa mendatang.

Keberhasilan penyusunan sistem ini turut menunjukkan peran Kerja Praktek sebagai jembatan antara teori perkuliahan dan praktik langsung di lapangan. Melalui penerapan teknologi berbasis web, mahasiswa Teknik Informatika UNPAM dapat berkontribusi dalam menghadirkan solusi digital yang aplikatif bagi kebutuhan pengelolaan fasilitas akademik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *