Tangerang Selatan — Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (Unpam) berhasil mengembangkan sistem absensi digital berbasis web untuk Klub Bola Basket Baliku Kota Tangerang Selatan. Inovasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi kerja, akurasi pencatatan kehadiran, serta manajemen data pelatih secara terstruktur.
Mahasiswa tersebut adalah Natasya Amelia Putri, Adelia Friskan Dita, dan Oksario Hegar, yang melaksanakan kerja praktik selama periode September hingga Desember 2025. Proyek ini mengangkat judul “Penerapan Sistem Absensi Digital Sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja dan Manajemen Data Pelatih Klub Bola Basket Baliku”.
Sebelum sistem diterapkan, proses absensi pelatih di Klub Basket Baliku masih dilakukan secara manual melalui buku kehadiran dan pesan singkat. Metode ini dinilai kurang efektif karena rawan kehilangan data, sulit direkap, serta tidak terdokumentasi dengan baik. Selain itu, pengajuan izin pelatih juga belum terintegrasi dalam satu sistem administrasi.
Melalui kerja praktik ini, mahasiswa merancang dan mengimplementasikan sistem absensi berbasis web yang memungkinkan pelatih melakukan absen masuk, absen pulang, serta pengajuan izin secara digital. Sistem ini dilengkapi dengan fitur pencatatan waktu, validasi lokasi (geolocation), unggah bukti foto, serta riwayat absensi yang dapat diakses kapan saja.
Tidak hanya itu, administrator klub juga memperoleh kemudahan dalam mengelola data pelatih, melakukan rekap absensi harian maupun bulanan, serta memantau kehadiran pelatih secara real time. Seluruh data tersimpan dalam basis data terpusat sehingga lebih aman, akurat, dan mudah diolah.
Menurut tim mahasiswa, penerapan sistem absensi digital ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan kedisiplinan, sekaligus meminimalisir kesalahan pencatatan yang sering terjadi pada sistem manual. Selain memberikan manfaat praktis bagi klub, proyek ini juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan keilmuan teknologi informasi di dunia kerja.
Pembimbing kerja praktik, baik dari pihak kampus maupun instansi, menyambut baik hasil pengembangan sistem tersebut. Sistem absensi digital ini dinilai relevan dengan kebutuhan organisasi olahraga modern yang mulai beralih ke pengelolaan administrasi berbasis teknologi.
Dengan adanya inovasi ini, Klub Bola Basket Baliku diharapkan dapat meningkatkan kualitas manajemen internal serta menjadi contoh penerapan digitalisasi administrasi di lingkungan klub olahraga lokal.