Tim Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM berfoto bersama siswa dan pihak sekolah SMKS TI PGRI 11 Serpong usai kegiatan sosialisasi sistem pengaduan digital.
TANGERANG SELATAN – Tim mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pamulang (UNPAM), sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan meluncurkan inovasi digital di SMKS TI PGRI 11 Serpong. Kegiatan ini berfokus pada pengembangan dan penerapan sistem pengaduan sekolah berbasis web yang bertujuan untuk mengatasi hambatan psikologis siswa dalam melapor serta meningkatkan efisiensi dan transparansi tata kelola sekolah.
Suasana pemaparan materi dan sosialisasi penggunaan aplikasi pengaduan kepada para siswa di ruang kelas.
Ketua Pelaksana PKM, Muhammad Khalil Akbar, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari observasi kondisi lapangan di mana mekanisme pengaduan masih dilakukan secara konvensional. Metode manual ini sering kali membuat siswa merasa takut atau enggan melapor karena kekhawatiran identitas yang tidak terjaga, serta menyebabkan banyak laporan tidak terdokumentasi dengan baik.
“Kami melihat adanya kesenjangan antara fasilitas teknologi yang dimiliki sekolah dengan pemanfaatannya dalam layanan aspirasi. Oleh karena itu, kami merancang sistem yang menjamin kerahasiaan pelapor melalui fitur anonim, sehingga siswa merasa aman untuk menyampaikan kritik, saran, maupun laporan pelanggaran,” ujar perwakilan tim. Kegiatan ini juga didukung oleh Dosen Pembimbing, Sutriyono, S.Kom., M.Kom.

Tampilan antarmuka sistem pengaduan berbasis web yang dirancang ramah pengguna (user-friendly) untuk mempermudah pelaporan siswa.
Sistem yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL ini dirancang dengan antarmuka yang sederhana namun fungsional. Fitur unggulan aplikasi meliputi formulir pengaduan digital, dasbor status tindak lanjut yang transparan, serta arsip data digital yang terstruktur. Penerapan sistem ini memungkinkan pihak sekolah untuk memantau, memverifikasi, dan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk secara real-time, menggantikan proses manual yang rentan hilang atau terlupakan.
Dampak positif dari penerapan sistem ini langsung dirasakan oleh warga sekolah. Berdasarkan hasil evaluasi pasca-kegiatan, tercatat 91,7% siswa merasa lebih berani melapor menggunakan sistem digital ini, dan 97,2% responden merasa identitas mereka jauh lebih aman. Selain itu, tingkat transparansi juga dinilai meningkat drastis, di mana 100% responden menyatakan bahwa status tindak lanjut laporan kini dapat terlihat dengan sangat jelas dan teratur.

Penyerahan plakat penghargaan kepada Kepala Sekolah SMKS TI PGRI 11 Serpong sebagai simbolisasi Kerjasama
Kepala Sekolah SMKS TI PGRI 11 Serpong, Musfur Siddik, S.Th.I, menyambut baik inovasi ini dan telah menyatakan kesediaannya untuk menjadikan sistem ini sebagai bagian dari tata kelola sekolah yang berkelanjutan. Dengan adanya digitalisasi ini, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang lebih terbuka, kondusif, dan akuntabel bagi seluruh komunitas akademik di Tangerang Selatan.
(Tim PKM Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM)