Jakarta, 20 November 2025
Upaya digitalisasi tata kelola sekolah kembali diperkuat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh tim mahasiswa Universitas Pamulang Program Studi Teknik Informatika. Bertempat di SMPN 87 Jakarta, tim memberikan pelatihan sekaligus memperkenalkan Sistem Informasi Tata Tertib Sekolah berbasis website yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan absensi, pendataan pelanggaran, dan manajemen jadwal pelajaran.
Program PKM ini hadir sebagai respon terhadap kebutuhan sekolah akan sistem administrasi modern yang dapat memudahkan guru, siswa, maupun pihak sekolah dalam mengakses dan mengelola data secara terpusat. Pemanfaatan teknologi website dipandang sebagai langkah strategis untuk menghadirkan layanan pendidikan yang cepat, akurat, dan efisien.



(Penyampaian Materi Pengenalan Website,HTML, CSS Oleh Tim PKM)
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi pengenalan website, HTML, serta CSS. Para pemateri yaitu M. Andi Yanuar Ibrahim, Rizky Maulana Fauzy, dan Candra Ahmad Rifansyah. Mereka menjelaskan fungsi masing-masing komponen tersebut dalam membangun halaman web interaktif. Penyampaian konsep dasar ini menjadi fondasi bagi peserta untuk memahami sistem berbasis website yang akan diperkenalkan.
Sebanyak 18 siswa dan 4 guru mengikuti sesi ini dengan antusias. Mereka tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengenali bagaimana elemen-elemen dasar web bekerja hingga akhirnya dapat membentuk satu halaman yang informatif.

(Pemaparan materi sistem informasi)
Pada sesi berikutnya, Aditya Dwi Nugraha Reynaldi memperkenalkan sistem informasi tata tertib yang dikembangkan selama program PKM. Sistem ini dirancang profesional dengan mempertimbangkan alur kerja sekolah dan kebutuhan setiap pengguna.
Dalam sistem informasi tata tertib sekolah yang dikembangkan, admin memiliki peran sebagai pengelola utama seluruh data inti sekolah. Admin bertanggung jawab mengelola data guru dan siswa, mengatur jadwal pelajaran tiap kelas, mencatat berbagai jenis pelanggaran siswa, serta mengelola data absensi harian maupun bulanan. Selain itu, admin juga dapat memantau seluruh aktivitas dalam sistem melalui dashboard yang disediakan sehingga proses pengawasan menjadi lebih mudah, cepat, dan terstruktur.
Sementara itu, guru mendapatkan akses khusus yang mendukung kegiatan pembelajaran dan pengelolaan kelas. Melalui akun guru, mereka dapat melakukan absensi siswa secara digital dan real time, melihat jadwal mengajar yang telah ditetapkan, menginput pelanggaran yang terjadi di kelas, serta memantau riwayat pelanggaran maupun data siswa lainnya. Fitur ini membantu guru dalam menjalankan tugas administratif dengan lebih efisien.
Adapun siswa memiliki akun pribadi yang memungkinkan mereka mengakses informasi penting terkait kegiatan belajar. Siswa dapat melihat jadwal pelajaran lengkap setiap hari, mengetahui catatan pelanggaran yang pernah dicatat oleh guru, serta mengecek riwayat absensi mereka. Kehadiran fitur ini membuat siswa lebih mudah memahami posisi mereka dalam tata tertib sekolah dan mendorong mereka untuk lebih disiplin dalam aktivitas belajar.






(Penyerahan hadiah kepada siswa/siswi oleh TIM)
Kegiatan berlanjut dengan demonstrasi penggunaan sistem. Tim menunjukkan tampilan antarmuka website, menjelaskan fungsi setiap menu, hingga alur login sesuai peran pengguna. Peserta diberi kesempatan untuk bertanya, mencoba mengoperasikan sistem, bahkan menjawab pertanyaan untuk mendapatkan hadiah apresiasi dari tim. Pada sesi ini, Hadiah tersebut diberikan secara langsung oleh Mohamad Suhendy, Bimasena Adha Duanda, Gema Ramadhan, Jovian Bagus Anom Wicaksono, dan Yulia Aprilia Sapira, sehingga suasana menjadi semakin meriah dan memotivasi peserta untuk aktif berpartisipasi.
Suasana berlangsung interaktif dan kondusif. Para siswa terlihat bersemangat mencoba fitur-fitur yang ada, sementara guru memberikan tanggapan positif terhadap kemudahan penggunaan sistem. Implementasi sistem informasi tata tertib berbasis website di SMPN 87 Jakarta memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas administrasi sekolah. Sistem ini membuat proses absensi menjadi jauh lebih efisien karena dapat dilakukan secara digital dan real time, sehingga hasilnya lebih cepat dan akurat tanpa perlu pengisian manual. Selain itu, pencatatan pelanggaran siswa kini dapat dilakukan dengan lebih sistematis dan terorganisasi, sehingga data yang tersimpan menjadi rapi, mudah ditelusuri, dan sangat membantu guru BK dalam melakukan pemantauan. Seluruh informasi penting seperti jadwal, data absensi, hingga riwayat pelanggaran dapat diakses secara terpusat oleh guru, siswa, maupun admin, sehingga memudahkan seluruh pihak dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan tanpa harus bergantung pada dokumen fisik. Kehadiran sistem ini juga mendorong SMPN 87 Jakarta untuk semakin menguatkan budaya sekolah digital dengan mengurangi penggunaan kertas dan mulai menerapkan konsep paperless school dalam proses administrasinya.

(Dokumentasi serah terima sistem informasi kepada pihak SMPN 87 Jakarta)
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 87 Jakarta ditutup dengan suasana yang hangat dan penuh apresiasi. Setelah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, tim mahasiswa menyerahkan secara resmi sistem informasi tata tertib sekolah kepada pihak SMPN 87 Jakarta. Dalam sesi penutup ini, tim kembali menjelaskan alur penggunaan sistem, fitur-fitur penting, serta dokumen pendukung yang diperlukan agar pihak sekolah dapat mengoperasikan platform secara mandiri.
Pihak sekolah menyambut serah terima tersebut dengan antusias dan memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam membantu proses digitalisasi administrasi sekolah. Melalui sistem yang diserahkan ini, SMPN 87 Jakarta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas, akurasi, dan kualitas layanan pendidikan. Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol dari kolaborasi yang produktif antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam mewujudkan inovasi teknologi di lingkungan pendidikan.
Kegiatan PKM ini dikembangkan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari:
- Aditya Dwi Nugraha Reynaldi – Ketua TIM
- Amar Abdillah – Anggota
- Bimasena Adha Duanda – Anggota
- Candra Ahmad Rifansyah – Anggota
- Gema Ramadhan – Anggota
- Jovian Bagus Anom. Wicaksono – Anggota
- M.Andi Yanuar Ibrahim – Anggota
- Mohamad Suhendy – Anggota
- Rizky Maulana Fauzy – Anggota
- Yulia Aprilia Sapira – Anggota
Program ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Bpk. Kecitaan Harefa, S.Kom., M.Kom. dari Program Studi Informatika Universitas Pamulang. Penyebutan struktur ini memastikan transparansi serta akuntabilitas pelaksanaan kegiatan PKM.