Mahasiswa Teknik Informatika Semester 5 Ciptakan Sistem Perpustakaan Digital untuk SMPN 3 Gunungsindur

Gunungsindur, Bogor — Sebuah langkah inovatif dilakukan oleh tim mahasiswa semester 5 Program Studi Teknik Informatika melalui kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tim yang beranggotakan satu ketua dan sembilan mahasiswa ini berhasil mengembangkan Sistem Informasi Perpustakaan Digital, sebuah solusi teknologi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan administrasi perpustakaan di SMPN 3 Gunungsindur, Bogor.

Siapa yang Terlibat?

Proyek ini melibatkan mahasiswa yang sedang berada di fase matang dalam studi mereka, dengan bekal pengetahuan analisis kebutuhan, perancangan sistem, hingga implementasi perangkat lunak. Selain tim mahasiswa, kegiatan ini juga didukung penuh oleh staf perpustakaan dan pihak sekolah yang berperan sebagai mitra pengguna. Kolaborasi antara dunia akademik dan institusi pendidikan tingkat sekolah ini menjadi pondasi utama terciptanya inovasi yang relevan dan berkelanjutan.

Apa yang Dikembangkan?

Produk utama dari kegiatan PKM ini adalah sistem perpustakaan berbasis web yang menghadirkan fitur pengelolaan buku, pencatatan peminjaman dan pengembalian, serta pemantauan riwayat transaksi secara digital. Sistem ini didesain dengan antarmuka sederhana agar mudah dioperasikan oleh staf perpustakaan yang sebelumnya terbiasa dengan metode pencatatan manual.

Sebelum menggunakan sistem ini, administrasi perpustakaan masih mengandalkan buku tulis sebagai alat pencatatan utama. Metode tersebut sering memunculkan berbagai kendala, mulai dari risiko kehilangan catatan, ketidakakuratan data, hingga kebutuhan waktu yang panjang untuk mencari informasi. Kehadiran sistem digital ini diharapkan dapat menutup celah-celah permasalahan tersebut.

“Dengan sistem digital ini, pekerjaan kami jadi lebih ringan. Data buku yang dulu perlu dicari manual, sekarang bisa diakses seketika hanya dengan beberapa klik,” ungkap salah satu staf perpustakaan SMPN 3 Gunungsindur ketika ditemui saat uji coba sistem.

Di Mana Proyek Ini Dilaksanakan?

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan langsung di lingkungan SMPN 3 Gunungsindur, salah satu sekolah negeri di Kabupaten Bogor yang tengah berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui transformasi digital. Lokasi ini dipilih karena kebutuhan nyata sekolah akan sistem administrasi perpustakaan yang lebih efektif dan efisien.

Kapan Program Ini Berlangsung?

Proyek PKM ini melalui fase pekerjaan yang cukup panjang. Mahasiswa memulai kegiatan dengan analisis kebutuhan lapangan, kemudian melanjutkan dengan proses perancangan, pembangunan aplikasi, hingga pengujian sistem secara langsung. Setelah itu, tim juga memberikan pelatihan kepada staf perpustakaan agar dapat mengoperasikan sistem secara mandiri.

Tahapan-tahapan tersebut berlangsung dalam kurun waktu yang intensif, mencerminkan komitmen mahasiswa dalam memastikan bahwa sistem yang dihasilkan bukan sekadar produk praktik, tetapi benar-benar solusi yang dapat digunakan dalam jangka panjang.

Mengapa Sistem Ini Penting?

Pembenahan sistem administrasi perpustakaan dianggap mendesak karena proses manual memiliki batasan yang tidak lagi sejalan dengan kebutuhan efisiensi sekolah modern. Dengan sistem digital ini, staf perpustakaan kini dapat:

  • Menginput dan memperbarui data buku secara cepat dan terstruktur
  • Melakukan pencatatan peminjaman dan pengembalian tanpa risiko kehilangan data
  • Memantau riwayat peminjaman dengan akurasi tinggi
  • Meningkatkan kecepatan pelayanan kepada siswa

Efisiensi ini tidak hanya memudahkan petugas, tetapi juga mendukung budaya literasi siswa melalui layanan perpustakaan yang lebih tertata dan mudah diakses.

Bagaimana Sistem Ini Dikembangkan?

Pengembangan sistem dilakukan melalui pendekatan rekayasa perangkat lunak yang sistematis. Mahasiswa melakukan survei kebutuhan, merancang alur sistem, mengembangkan fitur demi fitur, dan melakukan perbaikan berdasarkan masukan dari mitra pengguna. Pendekatan ini membuat sistem yang dihasilkan memiliki nilai fungsional yang tinggi dan sesuai dengan kondisi lapangan.

Ketua tim PKM menegaskan bahwa proyek ini bukan hanya tugas akademik, tetapi juga bentuk dedikasi mahasiswa dalam memberikan dampak positif pada masyarakat.
“Kami ingin ilmu teknologi informasi yang kami pelajari dapat membantu instansi pendidikan yang membutuhkan. Harapannya, sistem ini bisa terus dikembangkan dan digunakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dukungan dari pihak sekolah juga memberikan dorongan besar bagi keberlanjutan proyek ini. SMPN 3 Gunungsindur menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa yang menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan layanan perpustakaan.

Selaras dengan Program MBKM

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Melalui program berbasis pengabdian seperti PKM, mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan akademik dalam konteks nyata yang bermanfaat bagi institusi pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *